↑ ↓ atau scroll untuk navigasi
01
🍌 PisangDB

Setup Database Dev,
Langsung Pakai.

PisangDB adalah tool untuk bikin sandbox PostgreSQL, MySQL, atau MariaDB tanpa instalasi lokal. Tinggal buat sandbox, salin credentials, lalu pakai di project.

Demo Day Devscale Project Bootcamp MVP
Demo Day Project
🐘 PostgreSQL 16 🐬 MySQL 8 🦭 MariaDB 11
02
Tim dan Teknologi

Siapa yang bikin PisangDB dan stack yang kami pakai

Tim
Satriyo
@satrijo
Lebih banyak pegang dashboard, UX, AI Seeder UI, SQL Console, alur sandbox, serta deployment dan stabilisasi aplikasi.
Rizky
@kidutpapuy
Lebih banyak pegang backend feature dan stabilisasi, termasuk database templates, settings dan account flow, AI backend, serta kompatibilitas MySQL dan MariaDB.
Selama pengembangan, pekerjaan kami bagi berdasarkan area yang paling banyak kami pegang.
Stack
TanStack StartFull-stack app framework
TypeScriptType-safe end-to-end
Tailwind CSSUtility-first styling
shadcn/uiComposable UI components
TanStack QueryAsync state dan data fetching
Drizzle ORMORM dan schema management
better-authSession-based authentication
PostgreSQLPrimary sandbox engine
MySQLPopular app database
MariaDBMySQL-compatible engine
DockerSandbox provisioning layer
AI APIProvider AI yang bisa diatur
Stack ini kami pakai untuk membangun MVP yang sudah jalan end-to-end.
03
Masalah

Sebelum mulai ngoding, setup database masih sering makan waktu

Masalah yang sering kejadian
Setup lokal makan waktu
Instal engine, atur user, cek port, sampai bereskan error bisa makan 30 menit sampai 2 jam.
Database dev cepat berantakan
Tabel lama, data dummy, dan schema sisa eksperimen bikin database development susah dirapikan.
Harus bolak-balik antar engine
Satu project pakai PostgreSQL, yang lain MySQL atau MariaDB. Akhirnya setup diulang lagi.
Uji migrasi terasa berisiko
Perubahan schema sering tidak punya tempat aman untuk dites sebelum masuk staging.
Efeknya
  • Waktu habis duluan di instalasi dan troubleshooting, bukan di bikin fitur.
  • Pindah project jadi ribet karena engine dan setup-nya beda-beda.
  • Environment development cepat kotor dan susah dipakai lagi untuk eksperimen berikutnya.
  • Orang yang mau coba project juga jadi ikut repot karena harus setup dari awal.
04
Produk

Dengan PisangDB, setup database jadi lebih singkat

PisangDB Dashboard Mockup
Dashboard
Sandboxes
SQL Console
AI Seeder
Sandbox berhasil dibuat
Developer tinggal salin connection string dan langsung pakai di project lokal.
Engine
PostgreSQL 16
Region
Indonesia
TTL
24 jam
DATABASE_URL=postgresql://sb_a1b2x8:••••••••@id.pisangdb.com:5432/pisang_rio_shop_x8k2 $ pnpm drizzle-kit push $ pnpm dev Connected to sandbox successfully.
Yang sudah jalan di MVP ini
  • Bisa bikin sandbox PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB dari satu tempat.
  • Credentials langsung tersedia, termasuk snippet .env.
  • Ada SQL Console untuk cek koneksi dan jalankan query cepat.
  • Ada AI Seeder untuk bantu bikin schema dan seed data.
  • Sandbox bisa dibersihkan otomatis lewat TTL.
  • Flow utama create, connect, query, dan cleanup sudah jalan.
05
Alur Pakai

Cara pakai PisangDB di MVP ini

01
Buat sandbox
Pilih engine, nama sandbox, region, dan TTL. Setelah itu credentials langsung muncul.
02
Salin credentials
Connection string dan snippet .env bisa langsung dipakai untuk migration atau development.
03
Coba query atau AI Seeder
Query bisa dijalankan dari SQL Console. Kalau perlu, AI Seeder bisa bantu bikin schema dan seed data.
04
Selesai, sandbox dibersihkan
Sandbox bisa dihapus manual, atau dibiarkan dibersihkan otomatis saat TTL habis.
Region aktif
Indonesia (id)
TTL
1 jam sampai 7 hari
Batas aktif
5 sandbox per user
Storage
100 MB per sandbox
06
Tantangan

Tantangan utama saat membangun PisangDB

Challenge teknis
Multi-engine sandbox
Provisioning PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB perlu flow yang konsisten walau karakter engine, kredensial, dan startup-nya berbeda.
Lifecycle sandbox
Sandbox harus cepat dibuat, tetap stabil saat dipakai, lalu bisa dibersihkan aman lewat TTL tanpa ganggu user lain.
UX untuk flow kompleks
Flow create, connect, query, seed, sampai cleanup harus terasa sederhana walau di belakang ada banyak proses sistem.
Integrasi AI yang tetap berguna
AI Seeder perlu cukup fleksibel untuk bantu bikin schema dan data, tapi output-nya tetap relevan untuk kebutuhan development.
Yang harus kami jaga
  • Setup harus tetap terasa cepat meski ada provisioning container dan pembuatan kredensial di belakang layar.
  • Connection info harus langsung bisa dipakai tanpa bikin developer bingung dengan format tiap engine.
  • Fitur tambahan seperti SQL Console dan AI Seeder tidak boleh bikin flow utama sandbox jadi berat.
  • MVP harus cukup stabil untuk demo end-to-end, bukan cuma bagus di tampilan.
07
Win dan Goal

Hasil yang ingin dicapai PisangDB untuk developer

Win yang sudah terlihat di MVP
  • Developer bisa mulai dengan sandbox database tanpa instalasi engine lokal dari nol.
  • Satu dashboard sudah cukup untuk kebutuhan create, connect, query, dan cleanup.
  • Pindah antar project dan antar engine jadi lebih ringan karena flow dasarnya seragam.
  • Eksperimen schema dan seed data lebih aman karena ada lingkungan yang terpisah dari database utama.
Goal aplikasi
Kurangi setup friction
Biar waktu developer habis untuk build fitur, bukan untuk instalasi dan troubleshooting database development.
Bikin environment disposable
Setiap orang bisa punya sandbox yang aman untuk coba schema, migrasi, atau seed data kapan saja.
Sederhanakan onboarding
Orang yang baru join project bisa langsung dapat database siap pakai tanpa setup panjang di laptop masing-masing.
Jadi basis workflow dev tools
Ke depan PisangDB bisa berkembang jadi tempat provisioning, testing, dan bootstrap database dev yang lebih lengkap.
08
Demo

Sekarang kita lihat bagaimana flow ini berjalan langsung di PisangDB

Yang akan kami tunjukkan
  • Buat sandbox baru dan pilih engine yang dibutuhkan.
  • Lihat credentials dan connection string yang langsung siap dipakai.
  • Jalankan query singkat di SQL Console.
  • Tunjukkan AI Seeder untuk bantu bootstrap schema atau data.
Tujuan demo ini
Buktikan flow utama
Menunjukkan bahwa create, connect, query, dan cleanup memang sudah jalan end-to-end.
Tunjukkan value dengan cepat
Supaya terlihat bahwa manfaat PisangDB ada di pengurangan setup time sejak langkah pertama.
Bridge ke use case nyata
Demo difokuskan pada hal yang langsung relevan untuk workflow developer sehari-hari.
Masuk ke produk secara natural
Slide ini jadi penghubung dari narasi deck ke tampilan aplikasi yang benar-benar dipakai.
09
Penutup

Terima kasih.

Harapannya, developer bisa lebih cepat mulai build tanpa ribet setup database di awal.

Terima kasih atas perhatian teman-teman.